H.Muhammad Jusuf Kalla (JK) Berkunjung Ke Desa Jatireja
Wakil Presiden terpilih sekaligus Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) H.Muhammad Jusuf Kalla (JK) tiba di Kampung Pamahan, RT 14/RW 06 Desa Jatireja, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu siang (24/9/2014),untuk melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan pabrik kantong darah yang bekerjasama dengan Green Cross Medical Science Corp.
Selain itu, JK juga melakukan peletakan batu pertama untuk pembangunan
pabrik fraksionasi plasma di Jalan Angsana Raya, Kawasan Industri Lippo
Cikarang, Kabupaten Bekasi, tidak jauh dari lokasi pabrik kantong darah.
JK juga mengungkapkan "Sampai saat ini kebutuhan kantong darah di
Indonesia didapat dengan
jalan impor kantong darah senilai 200 miliar per tahun dan albumin
senilai Rp 400 miliar, dengan adanya produksi kantong darah di
Indonesia,
merupakan salah satu upaya membantu kelancaran pengelolaan darah,dengan
memproduksi sendiri hingga 7
juta kantong darah, maka selain mengurangi ketergantungan pada impor
juga memastikan ketersediaan barang tersebut,kalau dua pabrik ini selesai dibangun kita bisa hemat sampai Rp600 miliar pertahun" ujarnya.
Dana pendirian ini totalnya mencapai Rp1 triliun
dan merupakan kerja sama dengan investor luar negeri dari Korea.
Rencananya pabrik tersebut akan memproduksi 5 juta kantong darah
pertahunya dan jumlah itu untuk memenuhi target pengumpulan darah
yang pertahunya sebanyak 2 % jumlah penduduk yang saat ini berjumlah
sekitar 240 juta jiwa. Jumlah tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan
Indonesia yang mencapai 4,8 juta pertahunya. Keuntungan yang masuk ke PMI akan digunakan untuk
operasional PMI.
Sementara itu, Ketua Bidang Unit Donor Darah PMI dan Rumah Sakit PMI,
Farid Husain, mengatakan pembangunan pabrik kantong darah ini, PMI
bekerja sama dengan Green Cross Medical Science Corp, asal Korea
Selatan. “Kantong darahnya sudah memenuhi standar ketentuan unit donor
darah PMI dan melalui uji mutu yang telah dilakukan,” ujar Farid.
Sedangkan, pabrik fraksionasi plasma, PMI bermitra dengan PT Medquest
Jaya Global dan PT Kimia Farma. Sesuai dengan imbauan WHO, setiap negara
wajib memenuhi kebutuhan produk plasma bagi warganya.
Pengurus Pusat PMI Bidang Kesehatan, Unit Donor Darah dan Rumah Sakit
PMI, dr Linda Lukiari Waseso,menambahkan,untuk memaksimalkan pemanfaatan, darah
dapat dipisah menjadi tiga bagian yakni sel darah merah pekat, trombosit
pekat, dan plasma.
"Berdasarkan teknologi pemisahan protein yang dikenal dengan
fraksionasi, protein yang diperoleh dari plasma antara lain berupa
albumin yang bermanfaat bagi penderita gagal ginjal dan hati," imbuhnya.

























Tidak Ada Komentar Untuk " H.Muhammad Jusuf Kalla (JK) Berkunjung Ke Desa Jatireja "